Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil.

Galeri Video

Agenda

Polling

Pelayanan Apa Yang Paling Memuaskan Di Dinas Kependudukan dan Capil ?
  Surat Pindah
  Kartu Tanda Penduduk
  Kartu Keluarga
  Akta Kelahiran

Bencana

Tingkat Budaya Membaca

Wabup Minta Benahi Pustaka

Thursday, 21 Oktober 2015 - 23:52:55 WIB | dibaca: 1197 pembaca

Wakil Bupati Asyirwan Yunus membuka secara resmi bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Lima Puluh Kota yang dit

MEMBACA merupakan suatu kebutuhan. Membaca dapat meningkatkan kecerdasan serta memperdalam pengetahuan seseorang. Tidak ada kata tua untuk membaca dan menambah ilmu.

Demikian Wakil Bupati Lima Puluh Kota Asyirwan Yunus dalam sambutannya ketika membuka secara resmi bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Lima Puluh Kota di Shago Bungsu, Rabu (21/10).

“Kita harus terus berupaya meningkatkan budaya membaca terhadap semua kalangan, terutama generasi muda guna memperdalam ilmu pengetahuan mereka. Khusus bagi siswa sekolah, mustahil bisa berhasil dalam bangku sekolahnya bila tidak banyak membaca,” ungkap Asyirwan.

Begitu pula dengan kalangan guru atau PNS, harus menjadi kutu buku untuk terus menambah ilmu dan wawasannya.  Di luar negeri seperti Singapur orang sudah terbiasa membaca dan tidak peduli dimanapun berada.

“Kita bisa melihat di luar negeri seperti Singapura, membaca benar-benar sudah membudaya. Semua kalangan senantiasa terlihat membaca diberbagai tempat seperti di stasiun, di dalam kereta, di bandara dan lainnya,” ujar Asyirwan.

 Predikat Kutu buku ini harus diterapkan di daerah ini terutama di sekolah-sekolah. Untuk itu, semua sekolah harus memiliki pustaka yang layak dan memiliki fasilitas yang memadai.

“Kita tidak ingin pustaka yang ada di sekolah-sekolah hanya sebatas formalitas saja, asal-asalan dan hanya seukuran kamar mandi,” kata Asyirwan sembari menegaskan pustaka sekolah itu harus berukuran lebih besar dan memiliki banyak buku serta fasilitas lengkap seperti wifi untuk mengakses internet.

Dengan berbagai sarana dan prasarana tersebut, lanjutnya, para siswa diharapkan menjadi lebih gemar membaca guna mengasah otak mereka agar lebih cerdas. Terkait dengan itu, Dinas Pendidikan kedepan diharapkan mengalokasikan anggaran yang cukup buat pustaka.

Selain itu Asyirwan juga menginginkan setiap pustaka di daerah ini memiliki film-film dokumenter dan peralatan in focus buat memutar film tersebut. Tayangan film bersejarah itu diharapkan   dapat membangkitkan jiwa patriotis di kalangan pelajar.

Sebelumnya panitia pelaksana acara Dodi Usman, S.Sos.I dalam laporannya mengatakan, kegiatan itu diikuti 50 orang pengelola pustaka Sekolah Dasar yang tersebar di 13 kecamatan di daerah ini. Acara berlangsung selama tiga hari mulai Rabu sampai Jumat (21-23/10).

“Bintek ini dilaksanakan buat memberikan pembinaan terhadap pengelola perpustakaan sekolah dengan tujuan untuk menciptakan perpustakaan yang terkelola dengan baik,” ungkap Dodi. (hendri gunawan)




Statistik

Pengunjung hari ini: 22
Total pengunjung: 6799
Hits hari ini: 43
Total Hits: 28463
Pengunjung Online: 1

Banner

Saran

Untitled Document